Catatan Perjalanan Robot Camp di Surakarta (2-habis)
9 Februari 2009

Hari kedua, Robot Camp diisi dengan acara worksop robotika untuk para guru. Materi worksop dipandu oleh Mr Arief Yudhanarko. Beberapa materi yang diberikan diantaranya: perkembangan teknologi, struktur mekanika, simulasi rangkiaan listrik, dan pembukatan robot soccer dan sumo. Acaranya menarik, karena diselingi dengan berbagai macam game. Mr Arief A Yudanarko adalah pendiri Pusat Pengembnagan Teknologi pada Anak (PPTA) sekaligus tim robotika yang dimiliki oleh Yayasan Pengembangan SDM IPTEK.
Hari ketiga, merupakan inti dari kegiatan Robot Camp. Dimana anak-anak SDIT Al-Hidayah mendapatkan materi tentang pembuatan robotik. Pada sesi ini, pertama-tama mereka dikenalkan dengan robotika setelah itu dilanjutkan dengan praktik dan penugasan proyek pembuatan robotika sederhana. Siswa dan siswi yang kesemuanya kelas 4 tersebut, dibimbing oleh trainer utama, Mr Arief Yudanarko, pembantu trainer seperti Afif, Yusuf dan para guru-guru SDIT Al-Hidayah. Anak-anak baru bisa menyelesaikan tugas proyek pada keesokan harinya. Diantara nama-nama robot hasil kreasi mereka diantaranya; Robo X77E, the Gost Thank, The Sweet House, XLR Smile Rider RC, The Winner Queen, AK47DX, SAM 41, Evil Black. Kalau kita lihat nama-nama tersebut, merupakan hasil dari imajinasi mereka dan terkadang lucu.
Robot-robot tersebut kemudian dilombakan dan diadu ketangkasan antara peserta. Ada dua lomba yang dipertandingkan yakni, lomba robot sirkuit, robot sumo, dan performa robot. Pada kategori lomba robot sircuit, robot para peserta yang dikendalikan dengan remote control, harus melewati sircuit yang sudah dibuat oleh panitia. Juara dalam lomba ini tentukan oleh kecepatan waktu. Semakin cepat robot itu sampai menempuh garis finis, maka peluang untuk menang semakin besar. Kemudian untuk kontes robot sumo, robot dari peserta diadu satu lawan satu. Mereka harus saling mengalahkan lawan dengan mendorong robot lawan hinggá keluar dari garis batas pertandingan.
Dalam lomba robotika tersebut, robot AK4DX7 merajai seluruh lomba. Mayoritas anak-anak Sangat senang dengan kegiatan ini. Mereka berharap kegiatan semacam Robot Camp, dapat mereka jumpai lagi. Setelah acara di Surakarta, kami berharap Surabaya dapat menyelenggarakan acara seperti ini juga. Apalagi SDM yang ahli di bidang Robotika yang dimiliki oleh Yayasan Pengembangan SDM IPTEK lebih dari cukup. (hamasah)
One Response to “Catatan Perjalanan Robot Camp di Surakarta (2-habis)”
Komentar

Semoga menjadi inspirasi, penguasaan teknologi hendaknya menjadikan kita bangsa yang mandiri.