Catatan Perjalanan Robot Camp Surakarta (1)

3 Februari 2009


Gedung RS Yarsis Surakara tampak megah, tapi sangat lenggang. Berbeda dengan hari-hari biasanya, karena pada waktu itu kalender menunjukkan tanggal 26 Januari –tanggal merah. Di tempat tersebut, seminar tentang “Robotika Sebagai Media Pembelajaran untuk Sekolah Dasar” berlangsung. Kami mewakili Yayasan Pengembangan SDM IPTEK menghadiri acara tersebut. Kebetulan kami mendapatkan rekomendasi dari salah satu trainer Mr Arief Yudhanarko sekaligus mendampingi beliau. Kesempatan itu kami gunakan dengan sebaik-baiknya untuk mempelajari penyelenggaraan “Robot Camp” yang diselenggarakan Yayasan Nur Hidayah Surakarta. Pada waktu itu Saya ditemani Yusuf Ardiansyah (Mahasiswa Teknik Infofmatika ITS & Peserta Program Pesma SDM IPTEK angkatan Pertama).

Kegiatan Robot Camp terdiri dari seminar, workshop untuk guru, dan implementasi pembuatan robot sederhana hingga perlombaan kontes robot. Acara yang diselenggarakan selama empat hari tersebut, dibuka dengan kegiatan seminar. Rangkaian kegiatan ini dihelat dalam rangka untuk mengenalkan teknologi sederhana terutama di bidang robotika kepada anak-anak. Hari pertama dalam acara seminar tersebut, Mr Arief Yudhanarko didapuk sebagai pembicara utama. Kemudian ada dua orang keynotespeakaers yakni: Dr Sutanto, DEA (Puskom UNS) dan Mr Hans Baier (Jerman).

Dalam keynotespeaknya, Dr Sutanto, DEA banyak memberikan wejangan kepada peserta yang mayoritas para pendidik tersebut, untuk lebih banyak memanfaatkan potensi sumber daya yang di Indonesia. Baik Sumber Daya Alam maupun Sumber Daya Manusianya. “Kita sering kali lupa bahwa Indonesia mempunyai banyak potensi yang bisa diberdayakan” kata alumnus Bordeaux University tersebut. Sedangkan Mr Hans Baier lebih banyak berbicara tentang pengalaman beliau dalam proses belajar (Knowledge Transformation) di Jerman dan juga banyak menyinggung implementasi penggunaan media pembelajaran untuk penunjang pendidikan terutama dalam materi pelajaran matematika. Pada sesi meteri, Mr Arief memberikan paparan materi tentang “Robotic Project As A Media Of Learning For Elementary School”. Sebelumnya, trainer yang pernah mewakili ITS dalam kejuaraan Robocon di Osaka Jepang tersebut, memberikan paparan tentang dasar-dasar robotika.

Hari pertama kegiatan ini diikuti oleh sekitar 48 perserta. Peserta ada yang berasal dari Kudus, Boyolali, dan Klaten. Para guru sangat berkesan dengan acara seminar Ronotika tersebut. Termasuk dengan kami. Kami sangat berkesan dengan kedua keynote speak tersebut, terutama dengan moto hidup mereka. Jika Dr Sutanto, DEA mempunyai motto, ”innovate or die” maka Hans Baeir mempunyai motto, ”moralitas lebih penting dari pada teknologi”. (bersambung/hamasah)

2 Responses to “Catatan Perjalanan Robot Camp Surakarta (1)”

  1. sutanto on Februari 10th, 2009 5:00 pm

    Makasih Pak atas tulisannya, semoga memberi pencerahan dan motivasi kepada yang lain yg belum sempat hadir. dan juga bisa membuat acara yg sama di tempat2 yg lain. Nuwun

  2. Yudanarko on Februari 13th, 2009 9:25 pm

    Wah, Pak Sutanto sudah sampe di sini. Semoga kita bisa bersama dalam satu kegiatan lagi, Pak!

Komentar