Jump-Be Peringkat Ke-3 Lomba Robot di India
22 September 2008
TIM robot dari Politeknik Elektronika Negeri Surabaya Institut Teknologi Sepuluh Nopember (PENS ITS) gagal mempertahankan prestasi pada ajang ABU Asia-Pacific Robocon. Dalam kompetisi robot internasional di Pune, India, Minggu (31/8), mereka menempati peringkat ketiga. Pada kompetisi yang sama di Vietnam tahun lalu, tim PENS ITS menjadi runner-up.
Menurut Direktur PENS ITS Titon Dutono, robot Jump-Be yang dikirim pada kompetisi tersebut mandek di semifinal. Mereka menyerah saat melawan tim robot Xi’an Jiao Tong University, Tiongkok. Wakil Negeri Tirai Bambu itulah yang akhirnya memenangi kompetisi di Maharashtra Institute of Technology, Pune, India, tersebut.
Posisi kedua diduduki tim dari Mesir. Peringkat ketiga diduduki Jump-Be dari Indonesia dan Toyohashi, Jepang. Kompetisi tersebut diikuti 17 tim dari 16 negara.
Menurut Titon, kekalahan itu memang tak mengenakkan. Namun, kata dia, Indonesia tetap diperhitungkan dalam kompetisi tersebut. Sebab, mereka berhasil melakukan posisi Govinda, salah satu teknik dalam lomba robot itu yang terbilang sulit. Tim lain yang berhasil adalah Tiongkok dan Mongolia.
”Saya yakin mereka (tim Jump-Be, Red) telah berusaha cukup keras hingga mampu bertahan di babak semifinal. Namun, jika saat itu mereka belum beruntung, berarti memang keputusan ada di tangan Tuhan,” ujar Titon. Pada pertandingan awal, tim Jump-Be sempat mengungguli tim Korea dengan skor 34-7. Di pertandingan kedua melawan Sri Lanka, tim Jump-Be menang 48-3.
Sebelumnya, Jump-Be menjuarai seleksi Regional IV Kontes Robot Indonesia (KRI) 2008 di Graha Sepuluh Nopember ITS. Pada final, Mei lalu, Jump-B menundukkan robot dari Universitas Brawijaya. Lalu, pada grand final KRI 2008 di Balairung Universitas Indonesia (UI), 15 Juni, Jump-Be juga menjadi jawara. Karena itu, mereka lantas dikirim mewakili Indonesia pada ABU Asia-Pacific Robocon di India.
Meski gagal meraih gelar juara, tim PENS ITS tidak patah semangat. Mereka akan mempersiapkan tim dengan kemampuan yang lebih baik dalam ajang tahun depan di Jepang. Rencananya, rombongan Jump-Be yang terdiri atas tiga personel tim inti, dua personel pit crew, dan tiga pendamping tiba di Indonesia besok (3/9).
(Jawapos 2 September 2008)
Komentar
