Kiat Menulis di Media

27 March 2009

Menulis adalah sebuah profesi seorang penulis. Menjadi seorang penulis bukan kemampuan yang biasa, tapi kemampuan yang luar biasa. Untuk menjadi penulis terutama penulis di media masa, bukan yang banyak dikuasai oleh orang.

Menurut Umar Sholahudin, menulis baik langsung atau tidak langsung adalah satu bentuk kegiatan soliter. Dibutuhkan tekad yang kuat dan disiplin dalam diri untuk menjadi penulis yang baik. Tidak ada orang yang memaksa kita untuk duduk didepan meja dan mulai mengatur kalimat. Justru sebaliknya keluarga dan rekan justru lebih suka kita duduk bersantai bersama mereka. Menjadi penulis dibutuhkan modal. Tapi modalnya bukanlah harta. Modal utama seorang penulis antara lain motivasi diri. Senantiasa mendorong diri dengan berlandas motivasi konstribusi lewat jalur tulisan. Kemauan ini menjadi modal yang riil seorang penulis yang dengan kemauan itu bisa meluangkan waktunya untuk menulis.

Selanjutnya jika mau menjadi penulis harus mau mencoba (Try and Error). Menjadi penulis tidak cukup berangan-angan saja tetapi harus mau mencobanya, harus mau menuangkan ide dalam pikiran kedalam pena. Seandainya sudah berkali-kali menulis tetapi belum menunai hasil jangan pernah ada putus asa. Tidak ada sesuatu yang tidak mungkin di dunia ini.
Jika kita ingin menulis artikel di media masa ada beberapa hal yang harus dipersiapkan.

1. Menyiapkan isu aktual yang akan dijadikan referensi menulis. Isu tersebut dapat diperoleh dari
media cetak maupun elektronik.
2. Mendata isu-isu aktual sesuai dengan tingkat intensitas aktualitasnya. Kemudian memilih isu
mana yang menjadi prioritas obyek tulisan.
3. Memilih isu actual sesuai dengan kompetensi dan keahlian penulis.

Untuk menjadi penulis harus membiasakan diri meluangkan waktu untuk menulis. Membaca buku
juga harus dibiasakan untuk menambah wawasan dalam penulisan.. Mencoba harus menjadi kebiasaan. Jika tulisan dirasa sudah baik jangan lupa untuk membiasakan untuk mengirim ke media. Kemudian bergaul dengan teman yang mempunyai hoby menulis menjadikan kita lebih termotivasi dalam masalah menulis. Hal ini merupakan kebiasaan yang harus dibiasakan dalam oleh seorang penulis.

Sistematika penulisan artikel diberbagai media hampir sama. Sistematika yang biasanya digunakan adalah:
1. Judul opini, di buat simple dan menarik untuk dibaca.
2. Prolog tulisan ,memuat gagasannya sendiri.
3. Isi tulisan, harus menguraikan tema yang dipakai.
4. Epilog tulisan terdiri dari rekomendasi, saran, solusi atau kesimpulan.
5. Identitas penulis.

Layaknya pengusaha, profesi penulis juga banyak menghasilkan keuntungan atau benefit dari hasil karya yang telah ditorehkannya. Jaringan merupakan salah satu keuntungan yang sudah pasti di dapatkan oleh seorang penulis selain materi atau uang. Agar kita menjadi penulis yang produktif apa yang harus kita lakukan? Berikut ini tips-tips yang disampaikan oleh bapak Umar Sholahuddin

1. Membuat jadwal yang teratur agar topik yang hendak dituangkan bisa cepat diselesaikan.
2. Jika anda tidak bisa menulis setiap, buat hari-hari khusus misalnya seminggu atau dua minggu
sekali.
3. Bila perlu pasang kalender khusus yang diberi tanda khusus kapan seharusnya anda harus
menulis.
4. Sebelum menulis Anda bisa mandi air hangat terlebih dahulu atau menikmati mnuman hangat agar
anda bisa rilek dan isi pikiran anda bisa mengalir.
5. Setelah mengadap computer atau kertas, fokuskan pikiran hanya pada tulisan, jangan mudah
terganggu dengan hal-hal yang tidak penting.
6. Buat target tulisan misal menulis satu halaman dalam satu pekan . Hal dimaksudkan untuk terus
memicu motivasi dalam diri.

Resume Materi Jurnailistik Tanggal 26 Februari 2009. Di sampaikan oleh Umar Sholahuddin (Penulis dan Dosen FH Unmuh Surabaya). (by:Shulton)



One Response to “Kiat Menulis di Media”

  1. 1
    Benyamin Asmorom Says:

    saya mohon iniformasih tentang cara menulis yang profesianal

Leave a Reply