Pasar Tradisional Penghasil Listrik Mandiri

9 March 2011

Selasa, 10 Maret 2011 - Sleman, Yogyakarta. Pukul 10.00 waktu setempat tim energi Yayasan Pengembangan SDM IPTEK tiba di pasar induk Gemah Ripah yang bertempat di Sleman, Yogyakarta. Kehadiran personil sdm iptek disana dalam rangka studi konversi limbah pasar menjadi energi yang bermanfaat untuk lingkungan sekitar. Dr. rer. nat Triwikantoro, M.Sc dewan pengawas sekaligus tim ahli bidang energi memimpin langsung perjalanan studi ini.

Pasar Induk Buah dan Sayur Gemah Ripah adalah pasar tradisional yang dikelola oleh swasta, yakni koperasi Gemah Ripah yang berada di wilayah Gamping, Sleman, Yogyakarta. Pasar yang berdiri sejak tahun 1995 ini berdiri di lahan seluas 1,5 Hektar. Yang menarik dari pasar ini adalah pada tahun 2010 lalu telah diresmikan instalasi biogas yang mengkonversi limbah pasar yang berupa buah dan sayur menjadi listrik yang saat ini telah dimanfaatkan untuk penerangan jalan.

Bu Suharsini, selaku kepala Koperasi Gemah Ripah menceritakan kisah tentang suka duka perjalanan panjang dalam mengolah limbah pasar. Dalam presentasinya, bu Suharsini yang memiliki latar belakang bidang pertanian ini menyampaikan jika pada awalnya dalam setiap hari limbah pasar dapat mencapai 4 ton sehingga dalam sepekan kurang lebih dihasilkan 28 ton. Dengan limbah sedemikian besar ini ternyata hanya dapat terangkut sekitar 16 ton limbah dalam sepekannya sehingga sisanya seringkali secara mandiri koperasi mengangkut limbah tersebut ke TPS.

Menyikapi kondisi tersebut, koperasi telah mengambil beberapa langkah untuk mengatasi permasalahan di atas. Salah satu inovasi yang diambil dari pihak koperasi adalah proses konversi limbah organik menjadi pupuk kompos. Namun, upaya ini pun juga tidaklah berjalan mulus. Beberapa kendala ditemukan, salah satu kendala yang cukup dirasa mengganggu oleh masyarakat setempat adalah aroma yang dihasilkan dari sekian ton limbah pasar yang akan diproses menjadi kompos.

Hingga pada suatu ketika, kerjasama antara UGM yogyakarta dengan Universitas of Boras dari Swedia bersepakat untuk menjadikan pasar induk yang terletak di kilometer 5 jalan wates ini sebagai tempat untuk penelitian pengolahan limbah pasar menjadi biogas.

bersambung (asl)



One Response to “Pasar Tradisional Penghasil Listrik Mandiri”

  1. 1
    muhtadin slamet Says:

    Sebuah terobosan yang inovatif,sebagai inspirator bagi anak bangsa untuk
    peduli terhadap keseimbangan lingkungan demi masa depan anak2 kt.

    Sebuah terobosan inovaatif yang menginspirasi kita semua sebagai anak
    Bangsa untuk peduli terhadap keseimbangan lingkungan demi masa depan
    anak2 kita.

Leave a Reply