Prof Mukhtasor : Penggunaan Gas Lebih Menguntungkan

8 June 2011

Penggunaan gas untuk industri, rumah tangga dan transportasi merupakan tindakan yang tepat, karena gas memiliki beberapa kelebihan yang tidak dimiliki sumber energi fosil lainnya. Itulah yang diungkapkan Prof Ir Mukhtasor MEng PhD dalam acara Cangkrukan Jawa Pos TV (JTV), Minggu (5/5).

Mukhtasor merupakan satu dari tiga narasumber pada acara yang disiarkan langsung setiap hari Minggu pukul 21.00 WIB  tersebut. Dalam paparannya, pria asal Blitar ini mengatakan, ada dua keuntungan gas bila dibandingkan sumber energi fosil lainnya yakni , gas lebih murah dan irit serta lebih bersih.

“Misal kita bandingkan penggunaan minyak tanah dengan gas untuk lampu penerang, satu gas sama dengan tiga minyak tanah. Sedangkan gas lebih bersih dapat kita lihat pada warna api dan asap yang ditimbukan, “  beber dosen Jurusan Teknik Kelautan ini.

Keuntungan lainnya,  gas juga dapat digunakan untuk berbagai kepentingan seperti industri dan sumber tenaga listrik. Mukhtasor menyebutkan, banyak industri menggunakan gas untuk proses produksinya seperti pada pabrik pupuk dan pabrik plastik. “Selain itu, gas juga digunakan PLN (Pembangkit Listrik Negara, red) untuk hasilkan listrik,” tambah Ketua Dewan Pembina Yayasan SDM IPTEK ini.

Ditanya mengenai ketersediaan pasokan gas di Indonesia, Mukhtasor menjawab, Indonesia mempunyai lebih dari 45 ribu sumur gas dan sebagian besar belum dimanfaatkan. “Memang kalau kita ngebor, perbandingannya dari 100 sumur yang kita bor, kira-kira hanya 30an yang bisa,” katanya. Namun, hal itu dapat diminimalisir dengan kemajuan teknologi saat ini.

Selain itu, untuk menjaga keamanan dan meminimalkan terjadinya  kebocoran maka setiap perusahaan pengeboran harus mengikuti standar operasional procedur yang dikeluarkan pemerintah. “Banyak kasus kebocoran gas karena factor mengabaikan standar,” tegas anggota Dewan Energi Nasional ini.

D iakhir penyampaiannya, Mukhtasor berpesan ke masyarakat supaya belajar membiasakan diri dengan hal baru termasuk penggunaan gas. “Kalau pertama mungkin canggung dan risih, nanti lama kelamaan malah gak mau pisah,” ucap Mukhtasor disambut tawa penonton di Studio. (rik)



Leave a Reply