TRAINING PENGOLAHAN HASIL TAMBAK
16 Desember 2008

Hasil tambak khususnya ikan, memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk makanan yang cukup bervariasi dan memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Kandungan omega 3, omega 6 dan omega 9 pada ikan menjadikan ikan dapat meningkatkan kecerdasan dan memiliki faedah yang lain bagi tubuh.
Bandeng sebagai salah satu hasil tambak di tangan Pak Lego Suhono dari LPPM APS (Akademi Perikanan Sidoarjo) tidak harus menjadi menu penghias dapur rumah saja, tapi juga bisa diolah menjadi produk komersial seperti bakso, kripik, sosis, nugget, dan sebagainya. Pengolahan banding yang prospektif saat ini adalah banding Tandu (tanpa duri). Produk ini lebih bernilai gizi tinggi daripada bandeng presto. Selain itu, dari segi peluang bisnis, bandeng tandu ini lebih menjamin dari pada hasil olahan-olahan bandeng yang lain. Proses pembuatan bandeng Tandu tidak rumit.
Inilah sebagian hasil dari rangkuman kegiatan Pusat Pelayanan Teknologi Tepat Guna (P2TTG) PESMA SDM IPTEK yang terselenggara kerjasama antara APS (Akademi Perikanan Sidoarjo) dengan Yayasan Pengembangan SDM IPTEK dan YDSF. Acara tersebut diadakan pada tanggal 30 November yang lalu dan dihadiri sekitar 30 peserta yang semuanya berasal dari warga Keputih Sukolilo Surabaya. Perlu diketahui daerah Keputih adalah daerah yang kaya akan potensi hasil tambaknya.
(By: Yusuf)
Komentar
